selamat datang♥ terima kasih dan berikan kesan kalian untuk postingan saya
Tampilkan postingan dengan label #InMyOpinion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #InMyOpinion. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Januari 2014

Udah Relain Aja Deh

Sudah berapa kali aku menuliskan namamu dibalik buku tulisku?
Coba tanya teman sebangkuku.
pic source here



Masa sekolah memang masa yang paling menyenangkan, masa dimana kamu sedang giat-giatnya mencari ilmu dan jati diri. Masa yang kerap terisi dengan segala canda tawa, plus kepahitan. Masa dimana kamu semua pasti menemukan sesuatu yang beda, berlomba-lomba menjadi siwa terbaik dikelas, atau malah bersaing untuk menjadi yang paling eksis disekolah.

Mungkin ada diantara kamu yang semangat kesekolah karena hanya disekolah lah kamu bisa bertemu dengan orang yang kamu suka, well hal itu mungkin dan pasti dialami oleh sebagian besar murid disekolah, termasuk aku.

Kamu rela datang pagi-pagi demi melihat dia datang menuju gerbang sekolah lalu menuju ke parkiran, atau langsung menuju kelasnya.

Setiap upacara kamu selalu mencari tempat yang pas bila perlu kamu ngukur pakai sudut berapa derajat biar bisa melihat sosoknya dengan jelas. Beberapa kali kamu merasa begitu ditakdirkan untuk berjodoh dengannya karena tak ayal bisa saja dia baris dibelakangmu, atau tepat disampingmu.

Kalo udah gitu, pas lagi KBM, kamu gak bakal bisa konsentrasi sama materi pelajaran yang dijelaskan sama gurumu, atau lebih ekstrim lagi, saking budreknya kamu bakal bikin membuka halaman paling belakang dari buku tulismu, dan menuliskan namanya disana. Hmm atau kalau kamu jago gambar, kamu bakal menggambar dirimu dan dirinya bersisian, tengah tertawa lepas.

Kalau kamu sukanya sama temen sekelas, kamu pasti nggak akan pernah absen buat curi-curi pandang kedia. Paling nggak buat mastiin kalau dia masih disitu, menatap papan tulis sambil mencatat segala tulisan guru yang berjajar disana. Lalu kamupun mulai tersenyum, membayangkan hari-hari indah bersamanya dalam kelas tersebut, walaupun cuma bisa melihat dari jauh.
Bisa mungkin baca post yang satu ini

Kalau orang yang kamu suka berada dikelas lain, kamu pasti bakal sering ke toilet, buat apa
? Buat ngelewatin kelasnya, sejauh apapun toilet yang berada dekat kelasnya pasti kamu tempuh demi lewat didepan kelasnya dan mengintip kedalam kelasnya lewat jendela. Walaupun yang kelihatan cuma tasnya, its okay, paling nggak udah lihat tasnya lah, bodo amatlah sama perasaan kecewa yang menusuk-nusuk, hehe. Pas istirahat kamu udah stay duluan dikantin nomer 1 buat mem-filter semua wajah murid yang lewat, sampai kamu melihat wajahnya dengan kedua matamu sendiri. Kamu suka banget ngapalin menu jajanannnya hari ke hari, demi menyimpulkan makanan apa yang dia suka.
Atau pas olahraga, dan ketika itu kelas kalian tidak sengaja digabung dalam satu waktu, kamu merasa dunia begitu indah, malaikat surga tengah meniupkan hembusan angin kepadamu.
Padahal, kamu cuma ngelihat dia dari jauh.
Miris.

Tapi apa yang kamu pikirkan selama kamu memiliki seseorang yang kamu suka disekolah hanya satu: mengetahuinya berangkat setiap hari.
Dan kalau hari libur tiba, rasanya kamu pengen guling-guling dilapangan sekolah aja saking sebelnya.
Bahkan kamu tidak mengijinkan Minggu untuk meliburkan seluruh orang didunia, semua terasa begitu lama bila kamu tidak melihat dia seharian.

Okay, secret admirer emang gampang bahagia ya.
Tapi sayangnya, masa-masa indah itu akan segera berakhir.

Beberapa suka sama seniornya di sekolah, dan sebentar lagi UN. Ada juga yang sebagai senior, terus suka sama juniornya. Dari kedua hal itu, ada satu persamaan, yaitu: sama-sama gak akan bisa ngeliat sang pujaan lagi.
Masak kamu rela gak lulus demi begitu doang?

Pertanyaannya cuma satu:
Beneran kamu rela, membiarkan dia pergi tanpa tahu perasaan kamu yang sesungguhnya?


"Jodoh pasti bertemu kook..." kamu mencoba membela diri. Memang sih, tapi apakah kamu nggak punya usaha sedikit buat dia biar tahu perasaan kamu yang sebenarnya?
Jangan nyesel dibelakang lho, kalau habis lulus tahu-tahu dia udah nggak available lagi.

Mungkin sudah saatnya kamu berhenti berdiam diri, berpura-pura tak peduli, padahal setengah mati menyukai.
Mungkin ini saatnya kamu menyatakan diri

Kenapa tidak? Masih berkompromi dengan rasa gengsimu?



















Sabtu, 30 November 2013

Karena Kita Harus Berhenti Stalking

http://sd.keepcalm-o-matic.co.uk/i/keep-moving-and-stop-stalking.png 


Belum mudeng sama post ku kali ini?
Oke, aku kasih kode:
Dicuekin emang bikin bete, diphp-in emang bikin nyesek, tapi ada satu yang lebih parah dari semua itu, bro.
Stalking.

Stalking adalah proses pen-sakit-an diri sendiri

Dalam kasus stalking, sesuatu yang kita jadikan sebagai objek to stalk kita memang memiliki semacam andil besar dalam mood kita sehari-hari. Si objek bisa dengan mudah membolak-balik perasaan kita dalam sehari, mau itu lewat dunia nyata atau dunia maya. Contoh, kita pake Twitter sebagai acuan kepo kita.

Terkadang si objek bakal ngetweet hal berbau cinta-cinta, jederrr! Diantara kalian pasti ada yang ngerasa gini:
"Itu tweet buat siapa, yaaa?". Terus kalian bikin tweet agak samaan, berasa nyamain isi hati, gitu.

Kadang, pas dia bikin tweet galau, kita mikir gini,
"Ih dia kenapa sih bikin tweet gitu, emang dia disakitin siapa sih? Atau dia ternyata diem-diem udah punya gandengan terus diphp-in? Attttau...dia ngetwit itu buat ngodein aku..."
Terus kalian bikin tweet lagi, isinya gak jauh-jauh dari timeline-nya Mbak Dwitasari.

Hati-hati ya guys, perasaan jatuh cinta itu bisa bikin kamu mengira bahwa semua yang dia tweet, omongkan dan lakukan seolah-olah buat kamu, lho.

Padahal kenyataannya? Siapa yang tahu perasaan hati seseorang kecuali Tuhan?
Begitulah kehidupan Twitter, sekarang kamu bisa aja senyum-senyum ngeliat tweetnya dia yang bernada cinta, atau happy, atau kalian lebih prefer ngeliat tweet dia yang isinya tentang kegalauannya sebagai jomblo, karena dengan itu kalian yakin kalau dia belum punya pacar untuk saat ini.

Ya, saat ini...saat ini. Siapa yang nyangka kalau beberapa menit lagi kalian bakal garuk-garuk tembok karena bete liat dia mentionan kelewat mesra dengan orang lain. Atau beberapa detik lagi kalian bakal ngebaca bio twitternya yang bertuliskan nama orang lain disana.

Bukan nama kalian.

Lalu, siapa yang perlu disalahkan? Pembuat situs Twitter? Ponsel kamu? Operator seluler kamu, atau objek stalking kamu?
Salah! Yang patut dimintai tanggung jawab atas semua kejadian yang kamu alami adalah perasaanmu, harapanmu, yang terlalu tinggi itu. Yap, that's it. 

Tapi masalahnya, kalian masih aja kekeuh melakukan ritual stalking itu tiap hari. Mungkin, kalau ada perlombaan siapa-stalker-terbaik kalian pantes ikut, siapa tahu kalian bisa jadi juara disitu.

Bukan juara dihati objek stalkingan kalian, tapi....


Oke, bila menyangkut rasa kemanusiaan, stalking orang yang kita sayangi itu baik kok, gak salah.
Pasti ada keinginan buat ngecek timeline Twitter dia tiap hari. Tujuan paling mendasar atas semua yang kalian lakukan secara tulus itu cuma satu, tahu keadaan mereka, bukan?

Tapi kalo ternyata hari ini dia gak berkicau sedikitpun di Twitter, kalian bakal kecewa lagi deh.

Karena itulah, nampaknya kita harus segera berhenti stalking.



Ingetkan lagu-lagu galau yang beredar dengan ungkapan: "Sebelum bertemu denganmu hidupku bahagia"

Kamu juga bisa menerapkan itu dalam kasus ini, ayo mikir:
"Sebelum ngestalk dia, perasaanmu normal kan? Kamu bisa ngelakuin semua pekerjaanmu dengan hati lapang kan?
Dan intinya, kamu masih sempat tersenyum.

Stalking terkadang bikin kamu berbunga-bunga emang, buat beberapa kasus disana, mungkin aja orang yang kamu suka punya perasaan khusus juga padamu. Tapi untuk kasus yang lain? No body cares, bisa aja dia cuma nganggep kamu temen biasa, gombalnya dia buat kamu cuma buat lucu-lucuan, cuma semacam pancingan kode buat orang lain disana, yang dia suka.
Kalau boleh curhat dikit, aku juga sama kaya kalian kok, awalnya sih, susah banget gak stalking akunnya, tapi lama-lama kalian bakal terbiasa.
Plus, kalian gak perlu ngeluarin duit lebih buat sekadar langganan biar bisa stalking akun dia.

Karena terkadang, menjadi nggak tahu itu menyenangkan

Twitter adalah dunia anomali, tempat orang sedih bisa bahagia, tempat orang yang habis ketawa bisa seketika nangis.









Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

QOTD

"Apapun yang terjadi," katanya

"tak akan bisa mengubah satu hal pun".


Meskipun mengenakan pakaian compang-camping,

aku bisa menjadi putri dalam diriku sendiri.


Mudah memang menjadi putri kalau aku,

mengenakan pakaian gemerlapan dan bermerk terkenal,

tapi aku jauh lebih hebat

kalau aku bisa menjadi putri,

saat tak seorangpun mengetahuinya.


source fr: A little princess - frances hodgson burnett


Sweet roll toffee chocolate bear claw chocolate cake dessert fruitcake. Ice cream oat cake oat cake. Gingerbread dessert tootsie roll. Candy topping cupcake. Cheesecake jelly faworki tiramisu sugar plum pie chupa chups cupcake. Cotton candy gummies pie pastry. Ice cream soufflé ;)